Diangkat Karyawan

karyawan

 

Suatu hari, di sebuah perusahaan ada seorang anak kontrak yang duduk melamun, wajahnya kelihatan murung. Dia bernama Budi. Melihat Budi duduk melamun sendiri, bosnya heran. Ia bertanya- tanya kenapa si Budi, nampaknya tak seceria hari-hari biasa. Lalu ia menghampiri si Budi.

“Kenapa Bud, kok kamu melamun..?”

“Eh, Bapak…. Nggak pak. Nggak kenapa-kenapa.” jawab Budi kaget.

“Tapi kok kelihatannya kamu murung nggak kaya biasanya. Biasanya kan kamu suka ketawa- ketawa, ngumpul sama temen- temen.” tanyanya lagi.

“Kalau ada masalah cerita aja, siapa tau Bapak bisa bantu.” lanjut si bos lagi dengan wajah yang begitu bijaksana.

Budi terdiam sejenak. Lalu ia bertanya “Bapak masih ingat nggak waktu dompetnya hilang trus yang nemuin saya ?”

“Jelas masih ingat dong. Kan kamu yang mengembalikan ke bapak.”

“Saya berhutang budi sama kamu. Makanya kamu cerita apa masalah kamu. Siapa tau saya bisa bantu.” katanya.

“Benar Pak, Bapak mau bantu saya ?”

“Ya kalau bisa, kenapa nggak ?” jawab si bos meyakinkan.

“Saya kan mau habis kontrak, saya mau diangkat karyawan. Bisa nggak Pak ??”

“Oooh.. Kamu mau diangkat karyawan? Kenapa nggak bilang dari tadi ??”

Kemudian si bos memanggil 3 anak buahnya yang sudah karyawan. “Anto, Bejo, Izal tolong angkat si Budi! Dia mau diangkat karyawan sebelum putus kontrak.”

….. ??

3 thoughts on “Diangkat Karyawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s