Keinginan si Pemalas untuk Menulis Diary

05 Juli 2010

 

Nothing special today. Mungkin kehidupanku hari ini terbilang biasa saja. Hari ini akan saya beri tema “Keinginan si Pemalas untuk Menulis Diary”

08:00
Ya, sekitar jam delapan. Bangun kesiangan (ketauan deh aku orangnya pemalas, haa). Setelah bangun (belum bangun sih, lebih tepatnya buka mata) langsung ambil hp yang letaknya gak jauh dari badan. Eh, gak taunya aplikasi opera mini masih aktif dari malam tadi. Biasa lah, tiap waktu selalu surfing menggunakan hp. Soalnya gak punya pc ataupun laptop. Hanya hp bermerek Nokia dan ber-type N70 yang menemaniku keliling dunia dan bisa menambah sedikit ilmu yang belum pernah aku pelajari di sekolah. Opera mini masih aktif, ya aku lanjutkan aja surfing, buka facebook, dan buka mig33 (males pake aplikasi mig33, soalnya online cuma mau mainin migWars doank, haa). Setelah puas dengan hp, aku lanjutkan dengan baca komik (gak ada kerjaan banget yah, haa). Komik Doraemon, komik yang udah lama gak aku baca. Karena malas untuk baca buku pelajaran (lagian udah gak sekolah, buat apa baca buku pelajaran lagi) jadi cuma baca komik.

09:00
Sekitar jam 9 ada teman yang datang ke rumah. Eh, dia langsung masuk ke kamar aku yang pintunya gak dikunci.
“Ris, kawa main lah?” begitu katanya.
Kalo dalam bahasa Indonesia, “Ris, bisa maen gak?”
Maksud dari main disini adalah main ps (tau ps kan? haa), dia mau nyewa ps aku. Daripada nganggur, lebih baik disewakan, betul gak? Lumayan nambah isi dompet, haa. Kita kembali ke cerita, kan tadi teman aku itu masuk ke kamar aku secara mendadak. Yah, aku langsung kaget, soalnya aku masih tiduran dikasur dan masih pake sarung. Langsung deh aku ambilkan ps untuk mereka. Aku hanya punya ps1, itu pun bukan seperti orang yang punya banyak tv, banyak ps dan punya tempat, sering dinamakan “rental playstation”. Aku hanya punya satu tv, dan satu ps. Kebetulan tv lagi nganggur, jadi aku perbolehkan temanku untuk sewa ps. Aku pun langsung balik ke kamar dan lanjutkan baca komik. Sampai-sampai aku tertidur lagi.

13:00
Siang hari aku bangun, sekitar jam satu siang. Aku langsung ke ruang tengah, langsung aja buka tv. Nonton acara di sctv (klo gak salah nama acaranya ftv, yang sinetron cinta-cintaan itu loh). Judulnya “Putus? Nyambung!! Putus. Nyambung??” Ceritanya udah bisa dibayangkan kan? Sambil nonton tu sinetron, aku bayangin gimana ya kalo aku nulis diary, terus aku post di blog. Yah, begitulah intinya. Gak terasa, sinetron pun habis dan dilanjutkan dengan acara “Status Selebritis”. Hari ini tu acara ngikutin artis (lupa namanya) yang mau masak di restoran. Dia coba jadi pelayan dan koki di restoran itu. Terus yang kedua ngikutin acara wisuda Cinta Kuya. Terus yang terakhir ngikutin si aktor (lupa namanya, mantan Gracia Indri yang rambutnya panjang dan bergelombang, tau gak?) yang sedang melakukan pengobatan. Kalo bicara mulutnya jadi miring gitu. Jadi mau ketawa lagi kalo ingat-ingat itu, haa.

17:00
Gak terasa hari udah mulai sore. Aku pun kumpul bersama keluarga di teras rumah. Lagi-lagi aku dimarahi ma orang tuaku.
“Cepat mandi. Ntar kalo kesorean rebutan kamar mandi lagi ma adek.”
Yah, kira-kira begitu dalam bahasa Indonesia.
“Masa orang yang mau kuliah kayak gini? Pemalas!! Memasak aja gak bisa. Gimana mau hidup sendiri? Pagi tadi udah gak mandi. Liat tu rambut, kayak gembel. Cepat potong rambut yang berantakan tu”
Gak bisa dijelasin semua, pokoknya dimarahin habis-habisan deh. Langsung aja deh, pergi ke belakang dan langsung ke kamar mandi.

18:30
Yah, sekitar jam enam lewat tiga puluh menit hari sudah senja dan adzan maghrib berkumandang. Aku langsung ambil air wudhu, dan ngerjakan kewajibanku sebagai seorang muslim. Selesai shalat, aku keluar dari kamar dan masih menggunakan sarung. Eh, gak taunya ayah nyuruh aku untuk masak tempe buat lauk untuk makan malam. Anehnya, aku langsung saja respon, aku langsung pergi ke dapur untuk masak tu tempe. Gak taunya ibu langsung nyuruh untuk masakin terong,
“Nih sekalian masak terong ni !!” sambil menyodorkan sepiring terong yang sudah di bersihkan dan di iris. Saya langsung aja masak tu tempe dan terong. Setelah itu, saya makan bersama ayah dan adik saya, sementara ibu saya masih sibuk dengan pekerjaannya. Ayah saya tak berkata kalo masakan saya enak, ataupun tak enak. Ayah saya tak berkomentar apapun tentang masakan saya. Setelah selesai makan, kami langsung ke ruang tengah untuk menonton tv, sementara ibu sedang makan di ruang makan. Saya sangat lega sekali melihat ayah merasa kenyang dengan masakan saya.

20:00
Sekitar jam delapan malam, aku menulis diary ini. Keinginanku sudah bulat untuk menerbitkan kehidupan sehari-hariku di blog ini. Padahal sebenarnya aku ingin nulis diary dari hari esok aja. Ya sudah lah, keinginanku sangat kuat. Beberapa saat, aku istirahatkan jari-jariku yang sudah agak lemas mengetik keypad N70. Aku coba untuk mengaktifkan alarm untuk besok pagi, aku berusaha untuk merubah kehidupan ku sebagai seorang pemalas menjadi agak rajin. Setelah itu, aku lanjutkan lagi nulis diary ne sampai selesai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s