Apa Itu Cinta?

Kali ini berbeda dari tulisan sebelumnya. Hari ini aku akan memberikan pendapatku tentang apa itu cinta.

Cinta menurutku hanyalah sebuah kata yang tidak terlalu berarti. Tidak ada cinta, maka tidak ada benci. Ada cinta, ada benci. Jika kamu cinta dia, tentu kamu tidak benci dia. Tapi jika kamu benci dia, belum tentu kamu cinta dia (paham??). Jadi, cintailah semua orang. Maka, tidak ada orang yang kamu benci. Like me, haa. Belajarlah untuk tidak benci kepada orang, lalu kamu menyukai orang itu, dan akhirnya mencintainya.

Masa lalu gue tentang cinta. Semenjak SD, gue pernah suka sama orang. Tapi dia tidak suka sama gue (bukan benci). Ini gue anggap sebuah penolakan secara kasar. Tapi saat itu emang bego. Mana ada anak kecil cinta-cintaan. Semenjak itu, gue gak pernah nyatain gue cinta suka sama seseorang. Suka gue cuma gue simpan di dalam hati. Gue gak mau lagi kejadian itu terulang. Gue suka ma dia, tapi dia gak suka sama gue. Semenjak itu, SD sampai SMP, gue gak pernah nembak cewek. Jadi gue gak pernah pacaran. SMA tiba. Entah kenapa, ada cewek yang suka ama gue yang culun nan bodoh ini. Dia nyatain gitu (gak malu ya cewek nembak cowok, haa), walau cuma lewat handphone. Yah, gue terima aja. Jarang-jarang ada cewek gila ma gue. Gue dapat pulsa gratis. Emang sayang, status palsu gue gak bertahan lama. Gue mulai bosan dengannya walau selalu dapat pulsa gratis. Gue gak tega. Gue putusin. Ternyata gue nyesal. Pengeluaran gue jadi bertambah lagi. Sekitar satu bulan setelah putus pacaran dunia maya. Ada lagi yang kecantol dengan gue yang gila ini. Dia pintar, rajin beribadah, imut. Berbeda dengan gue yang goblok, jelek, dan sering ketinggalan shalat ini. Katanya sih, dia udah kagum ma gue sejak gue kelas 1 SMP, dan dia kelas 5 SD. Dia nembak gue. Tanpa pikir panjang, gue terima dengan sedikit kebingungan. Dia selalu ranking di kelas. Sampai-sampai meraih nilai UAN tertinggi se-kabupaten. Gue ragu aja. Sekali lagi. Dia gue manfaatin. Gue malah seolah-olah adalah bos dia yang bisa nyuruh-nyuruh apa saja. Gue cuek bebek. Kalo dia melakukan kesalahan, gue gak peduli ma dia (meraju). Dia beribu kali minta maaf. Sering sms minta maaf, gak gue balas. Berpuluh kali nelpon, gak gue angkat. Sekali gue angkat, gue cuma diam seribu bahasa. Sampai akhirnya suatu saat ketemu, dia sampai menangis untuk minta maaf doank. Dua kali gue melihat dia menangis, gak tega deh, haa. Kalo gue yang salah, gue gak mau minta maaf. Gue menyangkal, seolah-olah gue benar (bajingan loe!!). Dia selalu memberi motivasi. Nyuruh gue belajar, belajar, dan belajar. Sebentar lagi UN, belajar donk. Kalo mau masuk universitas favorit harus rajin belajar. Setelah dia gak ada. Gue baru sadar. Gak ada dia, gue kacau. Gue nyesal, kebaikan nya gue abaikan. Mungkin dia bosan. Sampai sekarang gue masih gak bisa nyatain cinta pada seseorang. Gue cuma nunggu. Kalo seseorang udah nyatain cinta padamu, pasti dia suka ama kamu, tinggal kamu yang sedikit beradaptasi agar bisa menyukainya. Kalo kamu suka pada seseorang, belum tentu dia suka kamu juga. Jadi begitulah, gue gak akan suka sama seseorang sebelum orang tersebut suka sama gue. Be real Jomblo. Find your true life.

2 thoughts on “Apa Itu Cinta?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s