Valentine Menurut Haris

Assalamualaikum wr.wb

Ya, hari ini tanggal 14 Februari. Semua orang juga tau kalau tanggal 14 Februari adalah hari meninggalnya Santo Valentinus atau yang lebih akrab dengan sebutan hari Valentine. Untuk tahun ini aku tidak merayakan hari Valentine. Itu karena aku memang tidak tau bagaimana cara merayakan Valentine (maklum). Kali ini memang tepat, aku memang tidak punya pacar. Jadi aku benar-benar tidak merayakan Valentine. Walaupun tanggal 14 Februari 2010 kemarin aku masih terbilang BERPACARAN, kami tetap saja tidak merayakan Valentine. Kami tidak tau cara merayakan hari yang disebut hari KASIH SAYANG itu. Apakah hari itu kami harus lempar-lemparan cokelat? Apakah hari itu kami harus suap-suapan cokelat? Sudah 19 tahun aku hidup di bumi, aku masih belum pernah merayakan Valentine. Maaf. Bagi kalian yang merasa JOMBLO, SINGLE ataupun TIDAK PUNYA PACAR, sekali lagi maaf. Aku tak bermaksud menyinggung hati kalian. Lupakan.

Sekarang berbicara tentang definisi Valentine. Ada berbagai definisi Valentine menurut orang yang JOMBLO, SINGLE ataupun TIDAK PUNYA PACAR (maaf). Yang pertama, hari Valentine adalah hari kasih sayang. Kasih sayang untuk semua orang. Untuk sahabat, untuk orang tua, juga untuk keluarga (karena tidak punya pacar, maaf). Selanjutnya, hari Valentine adalah hari menebar cinta. Oh tidak, bukan hanya di hari Valentine, kita harus menebar cinta setiap hari (ngeles doang, padahal gak ada, maaf). Bukan hanya kau, aku pun merasakan Valentine yang tidak ada artinya ini. Andai saja hari Valentine ditandai merah di kalender, itu lebih bagus daripada menyakitkan untuk para (maaf) JOMBLO, SINGLE ataupun TIDAK PUNYA PACAR. Apalagi sebagai seorang murid ataupun mahasiswa seperti aku, tanggal merah merupakan hari kemerdekaan!

Valentine sangat erat hubungannya dengan cinta, tapi taukah kalian apa definisi cinta? Ada yang tau definisi cinta? Ia hadir tanpa definisi. Ia menjadi misteri untuk kita pahami. Bahkan dalam “The Art of Loving”, sang penulis, Eric Fromm tidak mampu mendefinisikannya. Namun, suatu hari misteri itu akan terungkap.

Pernah jalan-jalan ke mall, pusat perbelanjaan, toko, atau kafe pada akhir-akhir ini? Coba perhatikan, penuh warna merah jambu. Itulah Valentine. Aku juga merasakannya saat makan di kafe kampus siang tadi. Beberapa orang memakai pakaian yang begitu 4L4Y. Tidak ketinggalan, salah seorang teman aku pun mengambil kesempatan emas ini untuk menjadi distributor cokelat di kelas. Beberapa orang tertarik.

Satu saran, jangan pernah mengambil arti romantis dari “Romeo and Juliete”, novel karya William Shakespeare. Racun itu diminum oleh Romeo untuk membunuh dirinya. Yang ia pikirkan, hanyalah menyusul kematian Juliet. Ah, sayangnya Romeo salah paham. Juliet hanya mati suri dan terbangun setelah dua hari. Saat matanya terbuka, Romeo sudah tewas di sampingnya. Juliet pun ikut bunuh diri. Kasihaan. Bukan akhir yang romantis jika penjemputnya adalah dosa. Bunuh diri.

Aku tidak melarang adanya perayaan Valentine, karena aku juga tidak tau hukum merayakan Valentine menurut Islam. Tapi satu pesan dariku. Gak perlu ngikutin orang. Gak perlu ikutan budaya yang buruk! Jadi diri sendiri aja.

Selamat hari Valentine bagi yang merayakannya. Bagi yang tidak merayakannya, jangan bersedih, KITA SENASIB !! Salam hangat untuk semua teman maupun bukan.

Wassalamualikum wr.wb

valentine

One thought on “Valentine Menurut Haris

  1. Ping-balik: Tweets that mention Valentine Menurut Haris « harBlog -- Topsy.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s