Galau

Assalamualaikum wr wb

Saat jepang dilanda gempa, aku tetaplah galau.
Saat jepang dilanda tsunami, aku tetaplah galau.
Saat #prayforjapan jadi TT di twitter, aku tetaplah galau.
Saat #tsunami jadi TT di twitter, aku tetaplah galau.
Saat tugas kelompok Sejarah Matematika belum aku laksanakan, aku tetaplah galau.
Saat PR bahasa Inggris yg baru saja diberikan ibu sore tadi membuatku tambah stress, aku tetaplah galau.

Ok, galau. Apa sih galau? Jangan cuma bisa menyebut, “lagi galau nih” atau “galau’s time!”. Menurut aku, galau adalah suatu perasaan yang dirasakan makhluk hidup khususnya manusia tersebut merasa bingung, gundah, dan berperasaan tidak enak. Apabila seorang manusia merasakan galau, maka orang tersebut akan resah dan gelisah. Tepat seperti keadaanku sekarang.
Galau ku ini disebabkan aku merasa single. *bukan jomblo* Hal itu membuatku iri dengan teman sebaya ku yang lain. Mereka yang sedang asik telponan sama teman dekat, atau disaat mereka jalan bersama pacar orang, *its my homemate* seakan mereka punya pacar. Sementara aku sedang galau dikamar. Apalagi mereka yang sms-an sama pacar, JJS bareng pacar, itu membuatku SANGAT IRI. Mereka sedang asik sms-an, sementara aku tak punya teman sms. Sementara mereka JJS bareng pacar, aku JJS selalu sendirian *paling mentok sama teman*

Galau ini juga disebabkan oleh kenangan masa lalu ku. Kenangan terindahku. Ok, stop. Jangan sampai benar-benar VERY-GALAU sehingga tulisan ini terputus hingga disini. Next.

Hanya saja galau ku bisa di netralisir. Mereka, teman-temanku, atau yang lebih tepatnya sahabatku, membawaku ke hari yang cerah, masa depan yang gemilang. Mereka menarikku secara paksa untuk keluar dari kegalauan ini. Seakan mereka adalah anti-galau ku. *salam fuck u buat sahabatku* Mereka selalu ada dihari-hariku. Mereka menghantuiku setiap waktu. Mereka datang secara tiba-tiba dan aku tak mau mereka hilang secara tiba-tiba pula. Seakan kita satu aliran darah, satu marga *kalo saudara jarang akur ya* seakan mereka adalah *tak ada ide lagi* MY REAL BEST FRIENDS. Mereka adalah Radiyatul, Tiya Maulida, Nurul Huda dan Novita Anggeriani. They are my classmate. Other student call us ELEMEN E. Tetaplah menjadi anti-galau ku wahai SAHABAT !!

Aku akan menyelipkan sedikit cerita hari ini. Setelah kuliah pagi, seperti biasa, saatnya ELEMEN E sarapan. Setelah selesai sarapan, saatnya bayar. Ada yang aneh. Feeling ku berkata seakaan ada yang memperhatikan aku. Benar saja, ternyata ada seorang perempuan yang telah aku lihat sebelumnya tepat duduk di depan warung tempat dimana aku bayar. Aku kenal dia, karena sebelumnya dia pernah sangat memperhatikanku di Pasar *u******. Kali ini dia memperhatikanku lagi. Biasanya, aku akan tertarik sesaat kepada perempuan yang tidak aku kenal dan baru aku temui dan akan hilang bersama waktu. *tidak bertemu lagi* Tapi yang ini aku bertemu untuk kedua kalinya dengannya, dia terlihat cukup menarik dengan kerudung pink-nya itu. Aku yakin dia adalah mahasiswa UNLAM juga. Mungkin juga dia adalah anak FKIP, sungguh tidak bukan seperti anak FISIP. Mungkin suatu saat bisa bertemu lagi. Cuma sekedar pengen mengenal lebih dalam.

Aku turut berduka untuk kejadian yang menimpa di Jepang. #prayforjapan
Semoga tidak sampai ke Indonesia. #prayforindonesia
Semoga galau ini cepat berakhir. #prayforharis
Semoga Haris cepat dapat seseorang yang membuat hari-hari nya bersinar lagi. #prayforharisagain

Im very hungry now! Lapar ini seakan membuatku jadi galau lagi. Adakah seseorang yang berbaik hati untuk membelikan aku nasi goreng? Kalo dia laki-laki, akan ku anggap saudaraku. Kalo dia perempuan, akan aku jadikan pacar *ngarep*

Wassalamualaikum wr wb

One thought on “Galau

  1. Ping-balik: Suara Hati si Galau « harBlog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s