Bego

Assalamualaikum wr.wb

Kenapa? Kenapa Haris? Kenapa? Kenapa bukan gembel!? Kenapa bukan anak pejabat!? Mulai merenung lagi. Bego.

Cukup sudah. Penderitaan ini terlalu besar. Sudahi semuanya.

Kenapa? Kenapa sekarang suka dengan sesuatu yang begitu? Bukan suka si pendiam lagi? Semenjak masuk kuliah, sudah sangat tergoda dengan yang seperti itu. Waktu SMA, tak mempan jika digoda. Selalu suka sama yang pendiam. Mereka tidak akan pernah menyakiti hatiku, sekalipun mereka mencoba menyakiti hatiku, itupun secara diam-diam, sehingga tidak membuatku sakit. Sekarang itu bukan type ku lagi. Malah suka type penggoda. Shit! Kenapa Har? Bego. Kemarin berpacaran dengan orang seperti itu dan sekarang suka dengan orang seperti itu. Kenapa? Sebenarnya aku tau itu akan lebih banyak menyakitiku daripada membuatku bahagia. Tapi kenapa?

Apakah semenjak aku merasakan sakitnya sesuatu yang menusuk itu? Tepat menusuk disini *menunjuk dada bagian kanan*. Ataukah aku sudah masuk perangkap? Salah satu dari sekian banyak orang yang masuk perangkapnya? Entahlah.

Yasudahlah. Ini Haris. Ini takdir seorang Haris. Ini jalan hidup Haris. Semoga dia cepat-cepat lulus dan segera minggat. So, aku tidak akan berharap lagi. Sekalipun masih ada, setidaknya itu akan memudar seiring berjalannya waktu karena jarak yang memisahkan.

And then, find the new one😀

Orang yang mencintai dari hati untuk hati pasti akan sulit dipisahkan. Sekalipun pisah, mereka akan menyatu kembali. So, dapatkan hati kita bercinta walau raga kita tidak? *salah presepsi*

Bego. Semenjak kau tau aku menyukaimu, kau melupakan bahwa aku ada sebagai temanmu. Kenapa? Jaim? Takut? Deg-degan? Bego!

Dengan memberi tau kepadanya dengan anggapan membuat hati ini lega. Bukan membuat suasana seperti ini, tidak karuan. Bego. Sangat bego. Andai waktu bisa diputar, hanya ingin menarik kata-kata itu. Ketika perasaan itu muncul, maka dalam hati berkata “Ini palsu, ini palsu. Ini hanya suatu perasaan yang lewat sebentar”. Tapi apa daya. Semuanya telah terjadi.

Sahabat sejati adalah mereka yang tak pernah tertawa diatas kesedihanmu. Melainkan berusaha membuatmu untuk sembuhkan luka. Itu yang sering mau aku lakukan. Hanya ingin membuat kalian tertawa, bukan bermaksud apa-apa.

Pengumuman menentukan hidupku, masa depanku. Bego. Jika gagal, 3 choise. Shoot, move, or stop. Shoot her? Move to other University? Or stop studying? Bego!

Ya Tuhan, berikan seorang wanita yang bisa menggantikan posisinya yang sudah hampir mengisi seluruh bagian isi hatiku ini. Give me the new one!

Bisakah semuanya berakhir? Cepatlah berakhir bagaimana pun caranya. Bego!

Andai aku bisa seperti mereka. Mereka yang selalu enjoy tanpa mempermasalahkan cinta. Berikan aku suatu kegiatan, jadi aku akan asyik dengan duniaku saja.

Saat aku sedang asyik mengerjakan tugas TIK, aku lupa kalau aku menyukainya. Saat aku sedang asyik belajar dikelas, aku lupa kalau aku menyukainya. Kenapa saat galau seperti ini, perasaan itu semakin besar? Bego.

Bego, bego. Lupakan Har! Hidupmu masih panjang. Tanpanya kamu masih bisa hidup. Tapiii, argh lupakan. Sekian.

Wassalamualaikum wr.wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s