Putih

Sepertinya semua orang punya suatu kesukaan. Favorit. Begitu juga dengan warna, sering disebut warna favorit.

Radith suka warna pink. Tiya suka warna biru muda. Giegie suka warna kuning. Nurul suka warna Hijau. Aku suka warna putih. Oya, kami sempat bikin gantungan kunci berbentuk lingkaran. Tulisannya sama, satu huruf aja, E. Yup, cuma E doang. Itu melambangkan kami adalah anak Barabai. Soalnya anak Barabai punya plat dengan format DA bla bla bla E. Entah E, EA EI, EZ, dan sebagainya. Nah, karena itu pula kami disebut elemen E. Tapi anu, plat kendaraan ku bukan E kok. DA 3369 LC. Yup, L. Daerah Pelaihari, kan belinya disana, haa. Jadi ngelantur masalah plat. Lanjut. Gantungan kunci. Tulisan sama. Desain sama. Yang berbeda cuma warna. Sesuai warna kesukaan, warna favorit. Aku putih, Radith pink, Tiya biru muda, Giegie kuning, Nurul hijau dan Haifa merah.

Aku ga mau bahas mereka sama warna favoritnya. Aku mau bahas warna favorit aku aja. Putih.

Kapan mulai suka putih? Sebenarnya baru-baru aja suka putih. Dulu, kalau mau beli yang putih, kata mama ga usah. Cepat kotor. Yasudah. Aku sih nurut aja. Tapi semenjak ga dibelikan apa-apa lagi. Mau beli sesuatu harus nabung dulu. Harus pakai uang sendiri. Aku mulai merealisasikan kesukaanku terhadap warna putih. Pakaian udah sempit, nabung dulu, baru beli.

Kenapa jadi putih? Putih ya. Putih itu mewah. Terlihat lebih mewah aja gitu. Putih itu bersih. Tentu. Seringkali beli pakaian yang warna hitam, katanya supaya kotornya ga terlalu kelihatan. Bukan ngatain kalau yang hitam itu kotor ya. Jadi kalau putih itu harus dicuci terus biar kelihatan bersih. Jadi putih itu juga rajin. Rajin membersihkan maksudnya. Terus putih itu ga lebay. Lo pikir dengan gaya warna-warni ngejreng ga beraturan amburadul itu keren? Norak tau. Lebay deh. Putih itu sederhana. Putih itu elegan.

Kenapa ga yang lain? Kan masih banyak, hitam kek, biru kek, merah kek, yang melambangkan laki gitu! Sebenarnya aku suka sama tiga warna. Putih, hitam, dan merah. Tuh, helm aku aja warnanya hitam. Begitu juga dompet sama jam tangan aku, soalnya dompet sama jam tangan itu pemberian *ciyyeee*, ahh ga perlu disebut deh. Seringkali kalo liat dompet putih, mau beli sih. Tapi belum ada rezeki sama dompet yang ini aja belum rusak. Kalau ada yang belikan sih oke, haa. Merah. Paling cuma karena kendaraanku warnanya merah. Itu doang kali ya, haa. Eh, uang yang merah juga jadi alasan, yang nol nya lima itu loh, haa. Tapi putih dah yang paling oke. Yang penting suka warna netral gitu. Putih dan hitam. Bisa gabung sama siapa aja. Oke sama siapa aja.

Koleksi apa aja udah yang warnanya putih? Banyak sih. Seperti baju, sepatu, gelang, sandal, pelindung hp, dan sebagianya deh. Oya, sampai sabun mandi, pasta gigi, kertas, dan sabun muka ku juga putih loh. Haa, emang dari dulu ya. Satu lagi yang mau aku jadikan putih. Kendaraan aku tuh. Kalau saja punya uang banyak, sudah aku permak. Oya, teman aku ada yang punya MX juga, warna kendaraannya diganti jadi putih semua. Keren mampus. Kalo mau tukar tambah sama MX aku, aku tambah seribu deh, haa. Oya sampai lupa, CD aku pun warnanya putih loh. Mau liat?

Suka sama Putih band? Kalau dibilang suka sih, ga terlalu suka juga. Ga benci kok. Tapi respon sama band itu biasa aja. Udah tau kan kalau aku sukanya sama Peterpan. Tuh, stiker Peterpan sampai nempel ke laptop aku.

Kriteria pacar? Harus putih juga? Yup. Wajib tuhh. Harus putih! Tapi putih hatinya, kalau penampilan sih ga masalah. #eaa

Ada rencana mau tinggal di White House (Gedung Putih)? Ga ada ya. Ga kepikiran sampai situ sih. Bisa jadi guru aja sudah syukur, ga dagang kayak orang tua lagi.

Udahan ya. Sekali lagi nanya, aku tusuk pakai pisau putih nih.

Oya, ini tulisan aku yang ke-100 di kategori Diary. Di kategori ini real tulisan aku asli. Di kategori lain juga ada tulisan aku sih, tapi ada juga yang jiplak. Tapi di kategori Diary semuanya karya hati, pikiran dan jariku sendiri. Mau merayakan nih. Tapi sayang malam ini ga ada yang bisa diajak makan. Yasudahlah, ga jadi.

Banjarmasin, 22 Juli 2011.
Haris Saputera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s