Mimpiku

Assalamualaikum wr.wb.

Rabu, 27 Juli 2010.

Bunga tidur, atau yang sering disebut mimpi adalah suatu pengalaman bawah sadar dalam tidur. Seringkali ketika bermimpi, kita seperti tidak bermimpi, seakan itu benar-benar terjadi. Tapi setelah bangun, kita akan lupa apa yang kita mimpikan malam tadi, bahkan kita bisa lupa apakah malam tadi kita bermimpi atau tidak?

Untuk itu aku akan bercerita tentang apa yang aku mimpikan malam tadi supaya masih bisa diingat. Lokasi yang dimimpikan adalah SMA Negeri 1 Pelaihari. Pemeran dalam mimpi ini adalah aku sendiri. Terus Qiqi, sang mantan. Dila, teman Qiqi. Bu Pur, selaku guru bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Pelaihari, kenapa harus bu Pur ya? Mungkin yang dekat sama aku cuma beliau, jadi kebawa sampai kemimpi. Terus Uya, teman kampus aku. Aku juga bingung temanku asal Kotabaru ini bisa masuk ke mimpi aku. Mungkin hatiku berkata dialah sahabatku selama ini. Semenjak pisah sama yang lain, aku selalu bersama Uya, sampai tengah malam di kost Uya, ngampus bareng Uya. Karena yang lain ga ada. Tiya ke Surabaya. Giegie ngurus transfer. Radith pulang kampung. Nurul sibuk ngurus pernikahan, Pemain figuran ga perlu disebutkan yaa.

Haa, sengaja intro nya aku bikin panjang supaya memperbanyak tulisan. Soalnya mimpinya samar-samar. Udah mulai lupa. Dimulai. Hari itu, aku berkunjung ke SMA Negeri 1 Pelaihari, entah apa yang yang aku perbuat aku juga tidak tau. Aku ke SMA ku ini ditemani olah Uya, teman kampus aku. Naah, berarti ceritanya aku sudah kuliah, bukan masa SMA lagi. Waktu itu aku di jenguk XII IPA 2. Masih penuh. Lalu aku ajak Uya pulang. Tapi datang si Dila bawa Qiqi sambil berkata, “ka Haris, ni Qiqi yet”. Tanpa menghiraukan aku dan Uya terus jalan menuju tempat parkir sekolah. Ternyata Dila dan Qiqi ngikutin sampai tempat parkir. Sampai di tempat parkir cuma aku dan Qiqi. Dila dan Uya menghilang. Aku ga tau kenapa ceritanya mereka berdua menghilang, serius. Oya, kunci kendaraan aku ketinggalan di kendaraan. Terus keduluan Qiqi ngambil. Disita. Akhirnya ngobrol. Sempat ngobrol banyak. Tapi aku lupa apa yang dibicarakan, serius. Sampai akhirnya bu Pur datang dan menarik Qiqi lewat belakang tempat parkir menuju kelas. Saat ditarik, Qiqi sempat liat ke belakang gitu, kayak sinetron gitu deh. Lalu aku terbangun dari mimpi ini.

Itu mimpiku malam tadi. Tanpa rekayasa, serius. Kenapa sih harus bermimpi pada shubuh terus. Jadi ga tau ending sebenarnya. Aku ga tau gimana aku bisa ngambil kunci dari tangan Qiqi, apakah aku nunggu sampai pulang? Aku ga tau misteri hilangnya Dila dan Uya. Aku ga tau kenapa bu Pur yang baik selama ini jadi dapat peran antagonis di mimpiku.

Yasudah. Hanya mimpi. Ga perlu diperbesar. Oya, ada yang bisa tafsir mimpi ga?

Wassalamualaikum wr.wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s