Inginku

Akankah dia ada sementara hati masih juga menganga menantimu? Mampukah aku menutup hati?

Mungkin kau tak akan kesini, namun sejuta harapan tak pasti masih juga ada meski menepi.

Kau tau? Aku mencintaimu dari ujung rambut hingga ujung kukumu. Bukan sosokmu, tapi hatimu.

Aku tersiksa dengan rasaku, tapi aku bahagia mampu menjaganya. Menjaga sakitnya, menjaga pedihnya, menjaga hati meski kau tak menginginkannya.

Tak yakin mampu memiliki, namun tiada keyakinan pula untuk memiliki yang lain.

Seperti berada dalam ruang hampa tanpa cahaya, gelap, menyita waktu dan perhatian. Tapi ketenangan itu ada di sini, walau keraguan ada diujungnya.

Ketika diantara mereka yang ingin memiliki, tak sedikit pun ingin itu ada. Bahkan muak jika terus dipaksa. Aku tak ingin mereka, karena aku menginginkanmu.

Sesungguhnya kau telah menyakiti hati ini. Entah aku harus berbuat apa lagi.

Mungkin kau tak ingin aku, namun biarkan inginku tetap berada disini. Menemani jalanku yang tak kutemukan persinggahan indah. Hingga kakiku lelah, dan kemudain menyerah karena pasrah.

Pelaihari, 11 Agustus 2011
Haris Saputera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s