Selamat Tinggal Guru, Terima Kasih Qiqi, dan Barabai, Here I Come!

Hmm.. Akhirnya kembali ke duniaku, menulis. Setelah beberapa minggu disibukkan dengan sesuatu yang tidak jelas apa namanya, sebut saja lebaran. Hanya saja aku tidak mau meninggalkan acara tahunan tersebut, sehingga aku memilih untuk meninggalkan karya hati ini untuk beberapa waktu. Tanpa basa-basi lagi, langsung aku ceritakan. Darimana yah? Terakhir cerita sampai mana? *langsung liat cerita yang terakhir kali ditulis*. Masih tentang seminggu yang lalu ya. Masih hangatnya suasana lebaran. Langsung saja.

Rabu, 31 Agustus 2011. Pulang dari rumah Serli, dan sesampainya dirumah, aku mengucapkan selamat siang kepada dunia nyata dan permisi mau bermimpi sejenak. Seharian sudah menjadi bukan Haris yang pemalas lagi, keliling mulu. Waktu dirumah tetap saja sepi. Alasan pertama, karena orang tua ku cuma orang biasa sehingga tidak punya banyak relasi. Selanjutnya, dirumah juga ga masak atau bikin kue khas, cuma beli dari pasar, itupun dalam porsi yang minimal, jadi banyak orang yang akan datang kerumah sudah punya firasat buruk sehingga membatalakn rencananya untuk silaturahmi kerumahku. Hanya beberapa tetangga berkunjung kerumah, dan kebetulan sesampainya dirumah, orang tua bersama adik sedang kerumah tetangga, sehingga aku bisa tidur nyaman.

Entah jam berapa aku tidur tadi. Kalau ga salah jam 1. Tadinya mau tidur sebentar, ternyata badan berkata lain, walau mulut dan pikiran berkata TIDAK lelah. Dari susahnya bangun dari tidur yang nyaman itu menandakan bahwa aku benar-benar lelah. Kalau bukan sesuatu hal yang penting, aku akan abaikan acara itu. Kebetulan jam 4 atau setengah 4 aku bangun. Suatu acara yang capek aku urus beberapa hari, dan berakhir kepada 12 orang bisa ikut, lainnya tidak bisa, dan beberapa tanpa kabar. Acara tahunan, silaturahmi ke rumah guru-guru waktu lebaran. Kenapa sekarang? Kenapa ga H+1 seperti tahun kemarin atau tahun kemarinnya? Kenapa tepat hari lebaran? Hmm.. Bingung? Kebetulan H+1 bertepatan dengan hari mudik nasional sekeluarga, sehingga aku putuskan tanpa musyawarah bahwa acara dimajukan untuk tahun ini. Aku bergegas siap, karena rencana awal kumpul jam 3. Setelah itu jemput Faisal, dan tanpa basa-basi kerumah Sheren. Sebelum acara dimulai, Lisa mengundurkan diri untuk tidak ikut (karena teman se-gank ga ada yang bisa ikut), dan berakhir pada 11 peserta. Hmm.. Cuma ada David yang sudah nimbrung di rumah Sheren. Itupun tujuan awalnya cuma nemenin Yanda yang non-muslim berkunjung kerumah Sheren. Sudah ngumpul 4 orang nih. Aku, Faisal, Sheren, sama David. Yanda pulang duluan dan meninggalkan David yang tadinya nimbrung sama Yanda. Cukup lama nunggu, sampai satu persatu datang. Sekitar jam 5 baru ngumpul, ada 11 orang yang datang. Aku, Faisal, David, Kukuh, Addin, Tio, Agung, Serli, Atul, Ira, sama Sheren. Oya, waktu Tio datang kerumah Sheren, semua terdiam melihat perubahan Tio yang bagaikan siang menjadi malam. Setahun penuh kami (selain anak Banjarbaru) tidak melihat Tio yang kuliah di Teknik Mesin Banjarbaru itu.

Kesepakatan bersama lagi, memutuskan untuk ditunda besok saja acaranya. Tanpa banyak kata, kami pulang satu per satu dari rumah Sheren. Yang paling kecewa adalah aku dan Kukuh yang tidak bisa berhadir besok dan sudah mengusahakan untuk bisa hari ini. Yasudahlah, kesepakatan bersama. Dan dari kabar yang ku dengar dari Addin besok harinya, cuma 9 saja. Addin, Sheren, Dini, Novita, David, Agung, Lisa, Serli, dan Dani. Dan kebetulan Sheren sama Dabi pulang duluan karena ada urusan. Hmm.. Kalau tau begini, kemarin berangkat aja. Jadi yang mau ikut kemarin silakan, yang ikut hari ini, silakan. Kemarin pun aku sudah ngajak Kukuh, kalau sore itu langsung berangkat, dan Kukuh oke. Tapi kami tetap diajak ngobrol sampai hari sangat gelap dan dibatalkan.

Sepulang dari rumah Sheren, pulang dengan hampa. Malam hari, smsan sama Qiqi. Malam ini asyik. Saling curhat dan sms nya ga ngebosesin. Serba panjang dan penuh pertanyaan. Aku suka yang seperti ini. Daripada smsan sama orang yang balasnya cuma “Oke” atau lebih parahnya “” (sms kosong). Sempat bongkar-bongkar masa lalu yang misterius, beberapa terbongkar karena kami sangat menjunjung tinggi kejujuran dan beberapa masih misteri seperti isi hati Qiqi yang dia sendiri pun masih bingung apa isinya. Satu lagi yang membuatku penasaran, satu rahasia Qiqi yang tidak akan dia beritau kan kepada siapapun, orang tua nya pun sekalipun. Aku bujuk sebisaku, dan dia tetap tidak mau membongkarnya. Hmm.. Anehnya dia tau aku suka sama seseorang, teman sekelasku. Aku tak bisa mengelak karena menjunjung tinggi kejujuran. Bohong itu bukan aku. Aku cuma bercanda. Dan Haris itu EGOIS, camkan itu. Dia terus memotivasi aku untuk terus berusaha untuk mendapatkannya, tapi aku juga terus berusaha untuk mengalihkan pembicaraan. Smsan berakhir lewat tengah malam, memasuki tanggal 1 September 2011, tepat ketika dia bilang “bla bla bla (jawab pertanyaanku dan bertanya lagi). Oke, ini sms terakhir. Pulsa habis”. Terakhir itu membahas masalah ciuman dan cinta. Kami smsan sampai larut malam karena sudah sama-sama tidur siang.

Setelah itu, tertidur pulas. Besok hari, bareng keluarga pulang kampung ke Barabai. Keputusanku sudah bulat dan aku tidak mau pulang kampung belakangan demi ikut silaturahmi kerumah guru-guru. Ketika aku siap mau berangkat, dan “uwa” datang menjemput, “uwa” berkata, “Wah, Haris aja belum siap”. Aku cuma gini doang kok. Celana pendek, baju biasa, pakai sandal. Ga ada yang salah kan? Bukan kuliah atau mau manggung juga, kan di dalam mobil, buat apa formal segala? Sebelum berangkat, aku sempat nyari lagu yang udah ada di laptop, bikin playlist terbaru. Biar ga bosan di dalam mobil.

Banjarmasin, 9 September 2011.
Haris Saputera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s