Terima Kasih Atas Suratnya

Mulai lagi, masih menyangkut masalah ospek. Tradisi yang dikenal sebagai penyambutan mahasiswa baru dengan kekerasan itu terasa menyenangkan bagiku, walau membuat muka dan tanganku menjadi hitam agak gelap. Salah satu barang bawaan yang masih tenar dan tak lupa kami muat dalam ospek kali ini, surat untuk panitia. Hmm, dulu aku buat surat untuk bindam. Agak memalukan memang. Dan ternyata, surat untuk bindam itu adalah surat biasa, membosankan, sudah biasa.

Aku sendiri merupakan divisi acara yang mempunyai tugas menyeleksi surat-surat dan memilih beberapa surat dengan kata-kata mengagumkan, entah itu searching sama mbah google, atau buat sendiri. Pertama membuang surat dengan isi satu kalimat saja. Lalu membuang surat untuk bindam, sudah aku katakan sebelumnya, surat untuk bindam bukanlah hal yang menarik. Tapi masih dipertimbangkan beberapa surat untuk bindam yang punya nilai seni tinggi. Selanjutnya menyimpan surat-surat yang ditujukan untuk aku. Sengaja aku simpan untuk kenyamananku dan kenyamanan sang pengirim. Semua sudah diamankan dan terima kasih yang sudah mengirimkan surat untukku, berasa jadi artis. Tersisa beberapa surat, ada surat untuk ketua pelaksana, koordinator lapangan, juga untuk steering commitee, serta surat komplain yang ditujukan untuk semua panitia.

Beberapa surat sudah dimasukkan kedalam nominasi surat terbaik. Surat-surat itu dibacakan disisipkan pada acara pentas seni. Banyak surat yang aku yakin itu karya sendiri dan banyak pula surat yang aku sangat yakin juga kalau surat dari mbah google. Dengan aman, aku santai saja karena suratku tidak akan masuk disana. Ehh, disela aku bertugas menghitung suara untuk menentukan kakak terbaik, tergalak, dan sebagainya, ehh, aku malah dipanggil ke panggung dan diminta menjadi model dan berdiri disamping mahasiswa baru yang sudah berdiri dan siap membacakan sebuah surat. Ternyata itu surat yang ditujukan untukku, padahal sangat yakin sudah dikantongi semuanya, masih saja ada yang ketinggalan. Ada saja ulah mereka. Aku yakin ini kerjaan divisi acara yang berniat membuatku tenar malu LAGI. Setelah kemarin acara diruangan sempat dibuat malu, seorang mahasiswa baru menanyakan sesuatu hal yang tidak layak ditanyakan, dan sekarang sudah terbongkar kalau yang menyuruh mahasiswa baru itu bertanya adalah Fahriza, divisi acara juga, sial. Sudah tau aku didepan cuma bertugas menemani MC dan tamu kehormatan, masih saja dipertanyakan apakah aku juga bla bla bla. Atau kerjaan salah satu teman dari Matematika 2010 yang sengaja mencari surat untukku di tumpukan surat. Yang aku tau, tidak ada suratku dalam nominasi surat terbaik. Kalau dalam tumpukan surat, aku tidak tau apakah semua surat untukku sudah ku ambil semua atau masih ada yang tertinggal, entahlah. Yang pasti aku mendadak disuruh maju, dan surat yang akan dibacakan oleh mahasiswa baru (bukan pembuat surat) itu ditujukan kepadaku. Amplop suratnya pun sudah membuatku panas dingin “Buat Ka’ Haris Super Cute + Imutz ^_^”. Aku ga tau siapa yang buat surat ini, tapi yasudahlah. Saat suratnya dibaca, semuanya histeris. Tak sedikit pula yang meneriakkan “ciyyeeee”. Tentu saja aku jadi salah tingkah. Amplop surat sudah ada ditanganku, tapi isi suratnya ditangan temanku, dengar-dengar surat nominasi itu akan dipajang di mading, sial. Agak lupa dengan isinya, tapi mahasiswa baru cewek yang baca suratnya juga lebay, penonton tambah histeris. Cuma ingat akhir suratnya, “kalau ntar ketemu, jangan lupa disapa ya kak :)”. Nahh, aku pun tak tau kamu yang mana, bagaimana aku bisa nyapa. Seharusnya kamu yang nyapa aku, jangan sombong ya. Suatu saat, mungkin kita akan bertemu pada mata kuliah Pengantar Dasar Matematika. Oya, sekali lagi terima kasih untuk surat-surat yang ditujukan kepadaku. Sudah aku buang di tong sampah kok.

Banjarmasin, 20 September 2011
Haris Saputera

One thought on “Terima Kasih Atas Suratnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s